Penantian Musim Dingin

Kau bertanya kepadaku tentang Penantian. Aku berkata, aku tidak pernah mengenal nya, aku telah bertemu dengan banyak wajah Penantian tapi tidak satu pun yang mau menceritakan kisah nya padaku.. Aku hanya ditakdirkan untuk dapat melihat wajah Penantian.

Penantian adalah kisah Musim Dingin yang dibawa angin kepada Alam, dan Alam melukiskan kisah nya pada kanvas Kehidupan. Kisah kerinduan Musim Dingin akan Musim Semi, dimana penderitaan telah berubah menjadi kebahagiaan.

Aku telah lama hidup bersama Musim Dingin, mendengarkan kisah masa muda nya yang menyenangkan. Tentang terjaga nya bunga dari istirahat panjang nya, tentang kicauan burung yang menyapa mentari pagi, dan tentang dedaunan yang menceritakan kisah angin kepada bumi..

Dia berkata padaku bahwa kami dapat menemui mereka ketika semerbak Musim Semi mulai berhembus dari timur. Aku mempercayai ucapan nya. Kami menanti Musim Semi bersama - sama

Hari ini, Musim Dingin mengajakku untuk menaburkan salju nya di Kota, aku mengikuti nya.. Aku menaburkan banyak salju Musim Dingin, membuat jalanan Kota berpemadani karpet putih yang indah. Anak - anak kecil bermain di atas nya, saling melemparkan bola salju, membuat orangtua nya marah akibat baju mereka yang basah..

Aku mencium aroma kehangatan datang dari arah timur, ini adalah aroma Musim Semi ! Kebahagiaan telah menjemput kami, aku dan Musim Dingin.. Musim dingin memelukku, aku memeluk nya, lalu Musim Dingin berbisik padaku, "Rasakanlah, ini adalah ahir dari Penantian kita akan Musim Semi. Dimana Penderitaan telah menjelma menjadi Kebahagiaan. Kau akan menemui masa mudaku dulu, aku harus pergi karena Dia telah datang"

Musim dingin melepaskan pelukan nya, dia melambung tinggi bersama angin Musim Semi yang semakin mendekat. Sayup kudengar kicauan burung yang merdu. Aku bergumam, "Ini adalah wajah Musim Semi, wajah Penantian Musim Dingin.."

0 Komentar at “Penantian Musim Dingin”

Posting Komentar